“Wahai orang-orang beriman, lindungilah dirimu dan keluargamu dari Api Neraka” (terj. Qs. At-Tahrim ayat 6).
Kalau sekedar memberi makan, para induk hewan juga melakukan, klo sekedar melindungi keluarga dari hujan dan panas, hewan pun demikian.
Namun melindungi dari api neraka, hal yang sangat berat.
Menurut Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, makna “jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka”, adalah lakukanlah ketaatan kepada Allah dan tinggalkan maksiat serta suruhlah mereka untuk berdzikir kepada Allah. Maka dengannya Allah selamatkan kalian dari api neraka”.
Sementara Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu mengatakan, makna “jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka”, adalah “didiklah mereka dan ajarkan ilmu kepada mereka (addibhum wa ‘allimuhum)”.
Sedangkan Muqatil dan Ad Dhahak berkata, makna “jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka”, adalah, “Engkau memerintahkan mereka untuk mentaati Allah dan mencegah mereka dari bermaksiat kepada Allah, hendaklah engkau menegakkan perintah Allah teradap mereka, memerintahkan mereka dengan perintah Allah dan membantu mereka dalam urusan tersebut, dan jika engkau melihat kemaksiatan dari mereka maka hendaklah engkau menghardik mereka”.( Tafsir Ibnu Katsir: 4/391 ).
Dari Sâlim bin Abdullah bin Umar, berkata: Abdullah bin Umar Radhiyallahu anhuma bercerita kepadaku bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tiga orang yang Allâh haramkan surga untuk mereka: pecandu khmar (minuman keras), anak yang durhaka, dan dayûts, orang yang membenarkan keburukan di keluarganya”. [HR. Ahmad, no. 5372, 6113. Dishahihkan oleh syaikh Syu’aib al-Arnauth di dalam Takhrij Musnad Ahmad]
Membenarkan keburukan di keluarganya, ukuran keburukan tentunya adalah alquran dan hadits, yang melanggar atau menentang kedua sumber hukum tersebut itulah keburukan.
Seringkali kita harus mengalah terhadap istri dan anak, bahkan terkadang hal-hal yang jelas melanggar atau menentang hukum2 Tuhan.
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka. [At-Taghâbun/64:14]
Inilah mengapa :
1. istri yg sholehah adalah perhiasan terindah.
2. kita disuruh menikahi wanita yg beriman , "Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu." (QS Al Baqarah: 221). karena wanita yang beriman tidak akan menghalangi suami untuk menjalankan agamanya.
3. kita disuruh berdoa "Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri dan keturunan kami sebagai penyenang hati, dan jadikanlah kami imam (pemimpin) bagi orang-orang yang bertakwa." supaya aturan agama bisa ditegakkan dalam kehidupan islaminya.
semuanya dalam rangka menuju keselamatan akhirat.
kita setiap hari disuruh berdoa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar